Peran Pelatihan Komputer dalam Meningkatkan Kemandirian Digital Warga Belajar Paket C di SKB 17 Jakarta
Kata Kunci:
kemandirian digital, pelatihan komputer, warga belajarAbstrak
Transformasi digital dalam pendidikan menuntut individu memiliki keterampilan digital, termasuk warga belajar Paket C di SKB 17 Jakarta. Namun, keterbatasan akses, pengalaman belajar, dan motivasi kerap menjadi hambatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pelatihan komputer dalam meningkatkan kemandirian digital warga belajar Paket C di SKB 17 Jakarta. Penelitian ini dikembangkan dengan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari lima warga belajar, satu tutor pelatihan komputer, dan satu koordinator program pelatihan komputer. Data dikumpulkan melalui observasi partisipartif, wawancara terbuka, dan dokumen sebagai data sekunder. kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan komputer memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemandirian digital warga belajar, terutama dalam keterampilan menggunakan Ms.Office, keberanian eksplorasi digital, serta peningkatan rasa percaya diri. Materi pelatihan yang aplikatif, metode penyampaian partisipatif, dan dukungan tutor yang responsif menjadi faktor pendorong keberhasilan. Temuan dianalisis berdasarkan teori Technology Acceptance Model (TAM), teori andragogi Knowles, dan efikasi diri Bandura. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan komputer di SKB 17 Jakarta memiliki peran signifikan dalam menumbuhkan kemandirian digital warga belajar. Oleh karena itu, pelatihan semacam ini perlu diperluas cakupannya dengan pendekatan yang adaptif dan berbasis kebutuhan peserta.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 JURNAL PENDIDIKAN LABSCHOOL

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.